Bahasa Jawa itu Variatif.

oleh Erik Dwi Kiswanto pada Pendidikan 
Bahasa Jawa itu Variatif.

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman, salah satunya yakni suku bangsa. Setiap suku bangsa memiliki aneka kebudayaan serta bahasa daerah yang digunakan dalam berinteraksi antar sesama. Budaya dan bahasa daerah menjadi aset pemerkaya keberagaman di Indonesia yang perlu dilestarikan, guna terhindar dari kepunahan. Pada tataran bahasa daerah, Indonesia memiliki… Detil Aksi »

Penjelasan

Summary/Latar Belakang Aksi


Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman, salah satunya yakni suku bangsa. Setiap suku bangsa memiliki aneka kebudayaan serta bahasa daerah yang digunakan dalam berinteraksi antar sesama. Budaya dan bahasa daerah menjadi aset pemerkaya keberagaman di Indonesia yang perlu dilestarikan, guna terhindar dari kepunahan. Pada tataran bahasa daerah, Indonesia memiliki bahasa Jawa yang telah memberikan kontribusi kata dalam bahasa Nasional yakni Bahasa Indonesia. Kedudukan bahasa Jawa di Indonesia adalah sebagai bahasa daerah yang paling besar pemakaiannya, jumlah penuturnya sekitar 50% dari keseluruhan penduduk Indonesia (Soedjarwo, 1987:1). Bahasa Jawa masih berkembang dengan baik, khususnya di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, tidak menutup kemungkinan di wilayah lain bahasa Jawa juga digunakan secara aktif.
Penuturan bahasa dalam komunikasi tidak hanya ditentukan oleh faktor−faktor lingustik saja, tetapi juga oleh faktor−faktor nonlinguistik meliputi faktor sosial dan situasional pengujarannya yang akan menciptakan terjadinya variasi bahasa. Variasi bahasa berdasarkan penuturnya terbagi menjadi dua yakni (1) idiolek, merupakan variasi bahasa yang dimiliki setiap individu dan (2) dialek, merupakan variasi pada tataran kelompok masyarakat yang menduduki suatu wilayah tertentu. Pada tataran dialek, bahasa masih dapat dikelompokkan menjadi dua, yakni: berdasarkan daerah asal pendukungnya (dialek geografis) dan berdasarkan status sosial pendukungnya (dialek sosial).
Penelitian mengenai dialek berdasarkan daerah asal (dialek geografi) telah banyak dilakukan dan menunjukkan kevariatifannya. Namun, belum banyak penelitian mengenai variasi bahasa yang melibatkan faktor sosial penuturnya. Dalam usulan penelitian ini akan menyajikan data yang berupa variasi bahasa Jawa di Jawa Tengah dengan melibatkan faktor sosial penutur.