Kompetisi Web Kompas MuDA

ditulis pada 14 February 2012, 13:58:37

 

Hemm ..
waktu saya bangun saya melihat ada koran KOMPAS Pada Hari Sabtu saya baca koran KOMPAS 4 Februari 2012 ada event
Kompetisi MuDA Creativity 5th Anniversary 2012 (NASIONAL) .
Seterah baca koran tersebut saya berpkir untuk ikut berpartisipasi dalam acara Kompetisi MuDA Creativity 5th Anniversary 2012 . walaupun saya masih newbie dan baru belajar menulis di blog saya coba untuk ikut dan menulis tulisan dengan tema " INVESTASIKAN ENERGYMU UNTUK BUMI " .
Kemudian saya berpikir ingin menulis apa ? masih bingung untuk bikin tulisan ..
setelah makan dan minum pun lalu saya berpikir lagi untuk menulis . kemudian saya coba menulis dan memikirkan kalimat-kalimat yang bagus dan menarik untuk di tulis ..
cekidot dan hasilnya saya menulis seperti di bawah inih :

Seiring dengan berjalannya waktu hari demi hari berganti, bulan demi bulan pun berganti, dan tahun demi tahun pun terus berganti . sekarang keadaan bumi pun semakin hari semakin menghawatirkan .

Sekarang banyak terjadi Global Warming atau yang sering kita dengar dengan Istilah "Pemanasan Global". Pemanasan Global terjadi akibat banyaknya penebangan hutan secara ilegal dan besar-besaran, bisa terjadi juga akibat karena banyaknya polusi-polusi kendaraan , serta kurangnya lahan penghijauan .

Untuk Itu kita harus menginvestasikan energy kita untuk memelihara kembali bumi kita agar bisa terjaga. kita bisa menginvestasikan energy kita yaitu dengan cara :

  • Menanam pohon serta menjaga dan memeliharanya dengan baik .
  • Membatasi penggunaan kendaraan agar tidak mengakibatkan terjadinya polusi yang semakin banyak .
  • Serta Menjaga dan melestarikan Lingkungan hutan ..

Ayoooooooooo

SEMANGAT UNTUK KAUM MUDA MARI KITA INVESTASIKAN ENERGY KITA UNTUK MENJAGA DAN MEMELIHARA BUMI KITA !!!!

Diskusi [0]

Diskusikan konten ini bersama para sobat bumi. Komentar, pertanyaan, masukan, maupun sanggahan dapat ditulis di form Diskusi berikut. close

Tulis Diskusi

Untuk berdiskusi, silahkan login terlebih dahulu