Potensi wisata di daerah tertinggal Kabupaten Gunungkidul

ditulis pada 02 November 2012, 07:14:05

Kesan WOW Beneran terucap dari mulut saya dan teman-teman satu kelompok mata kuliah STUDIO PERENCANAAN di zona selatan Kabupaten Gunungkidul DIY , yang memiliki kekayaan alam yang indah dengan Gunung Sewu dan pantai diatas perbukitan.

Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi pariwisata baik pegunungannya maupun keindahan laut selatannya yang masih jelas terjaga keasriannya. Pegunungan Seribu Langgeran merupakan salah satu ikon Kabupaten Gunungkidul, dimana memiliki pesona yang memanjakan mata. Pegunungan Langgeran ini merupakan Pegunungan di bagian selatan Gunungkidul yang menjadi asalmuasal nama Gunungkidul.
Selain pegunungan seribu Langgeran, potensi pariwisata yang tidak kalah indahnya adalah pantai selatan di Gunungkidul. Berbagai bentuk tanjung di Gunungkidul menawarkan pemandangan pasir putih dan gelombang-gelombang pantai selatan yang selalu membuat orang ingin kembali kesana. Andalan wisata pantai yang dimiliki Kabupaten Gunungkidul adalah kawasan wisata 7 pantai yang letaknya saling berdekatan, yakni Pantai Baron, Kukup, Sepanjang, Drini, Krakal, Slili, dan Sundak. Ketujuh pantai ini terletak di Kecamatan Tunjungsari dan Tepus. Selain 7 pantai ini, ada juga 3 pantai terkenal lainnya, yakni Pantai Siung yang ada di Kecamatan Tepus, serta Pantai Wediombo dan Sadeng yang terletak di Kecamatan Girisubo.
Selain wisata pantai dan gunung, Kabupaten Gunungkidul juga memiliki wisata karst. Fenomena bawah permukaan meliputi goa-goa karst sejumlah kurang lebih 119 goa dan aliran sungai bawah tanah. Salah satu goa karst yang sudah dikelola adalah wisata Goa Pindul yang terletak di Kecamatan Karangmojo.
Bagi Kabupaten Gunungkidul, pariwisata tidak hanya berguna sebagai pemasukkan daerah akan tetapi dapat pula digunakan untuk menggalakkan kegiatan ekonomi. Dari sinilah, kualitas SDM dapat sedikit terdongkrak perkembangannya dengan tetap melestarikan kearifan lokal serta lingkungan.
Dampak dari sektor pariwisata ini, sektor lain juga akan dapat berkembang, seperti sektor jasa perhotelan, keuangan, dan industri kecil. Akan tetapi, yang menjadi kendala adalah masih sedikitnya minat investor yang mau berinvestasi di sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul. Sedikitnya minat investor ini lebih dikarenakan kondisi fisik alam yang kurang menguntungkan. Masih seringnya terjadi bahaya kekeringan, serta keterjangkauan sumber aliran listrik yang masih belum merata menyebabkan investor kurang berminat untuk berinvestasi di Kabupaten Gunungkidul.

Diskusi [0]

Diskusikan konten ini bersama para sobat bumi. Komentar, pertanyaan, masukan, maupun sanggahan dapat ditulis di form Diskusi berikut. close

Tulis Diskusi

Untuk berdiskusi, silahkan login terlebih dahulu