Membuat wewangian sendiri untuk di rumah atau di kantor

ditulis pada 05 April 2012, 09:54:34

Ketika di rumah atau di kantor, kita sering menggunakan pengharum ruangan berbentuk semprot atau spray yang banyak dijual di pasaran. Padahal pengharum ruangan seperti itu mengandung zat pendorong untuk mengeluarkan cairan pewangi dari dalam botol. Bahan pendorong ini ada yang berupa chlorofluorocarbon (CFC). Jika kita menggunakan produk pewangi yang mengandung CFC, ketika disemprotkan, zat tersebut akan lepas di atmosfer dan bereaksi dengan ozon, sehingga lapisannya di atmosfer berkurang. Lalu, terbentuklah lubang pada lapisan atmosfer ini. Hal itulah yang menyebabkan pemanasan global sehingga terjadi perubahan iklim yang ekstrem.

Pewangi ruangan biasanya juga mengandung zat-zat seperti limonene, benzyl acetate, linalool, citronellol, ocimene, butane, propane, amonia, fenol, dan formaldehyde. Bahan-bahan seperti itu akan melapisi saluran hidung dengan selaput minyaknya atau melepaskan zat pemati saraf pencium. Efeknya pada kesehatan manusia antara lain iritasi mata, hidung, tenggorokan, dan kulit. Bahkan, zat-zat tersebut bisa menyebabkan mual, pusing, perdarahan, hilang ingatan, kanker, tumor, kerusakan hati, dan paru-paru, termasuk gejala seperti asma.

Memang, tidak semua pengharum ruangan mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh kita. Tapi tidak ada salahnya kita mencoba menggunakan pewangi alami yang lebih ramah lingkungan dan bisa kita buat sendiri dengan mudah.

I. POTPOURRI

Potpourri merupakan gabungan dari material bahan alam yang dikeringkan. Bahan alami ini bisa berupa daun, bunga, ataupun buah-buahan. Komponen yang dikeringkan biasanya sudah memiliki bau wangi tertentu. Atau, dalam potpourri tersebut sudah ditambahkan aromaterapi.

Potpourri yang paling umum berasal dari olahan bunga-bunga kering. Jika kita suka kerajinan tangan, pekerjaan membuat potpourri merupakan kesibukan yang menarik dan unik. Selain untuk membuat harum ruangan, kita bisa mengkreasikannya untuk menambah keindahan interior tempat kita. Tak hanya untuk diri sendiri, potpourri juga dapat digunakan untuk kado atau suvenir. Niscaya orang yang menerimanya akan senang dan terkesan dengan hadiah kita.

Cara Membuatnya:

Campuran bunga kering yang digunakan sebagai wangi-wangian ini biasanya diletakkan di mangkuk kayu atau dikemas menggunakan kantong kain kecil. Agar terlihat cantik, kita harus pandai-pandai memilih jenis dan warna bunga serta komposisi penataannya.

1. Cara Memilih Bunga

Kita bisa memanfaatkan bunga yang akan dibuang dari toko bunga atau memetik sendiri. Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih bunga untuk membuat potpourri:

a. Cari bunga yang utuh, kerusakan pada bunga akan mengurangi kadar aroma alami bunga.

b. Pilih bunga yang dipetik pada pagi hari setelah embun menguap.

c. Pilih bunga yang baru mekar dan bebas hama.

d. Ambil bunga empat kali jumlah yang dibutuhkan. Bunga akan menyusut saat dikeringkan.

2. Pengeringan

Proses pengeringan bunga biasanya memakan waktu hingga dua minggu. Dalam hal ini, ada dua metode pengeringan bunga.

a. Air drying

- Letakkan bunga di kaca jendela

- Jangan letakkan terlalu rapat atau bertumpuk

- Tunggu hingga sekitar satu minggu

b. Hanging

- Ikat beberapa bunga dengan menggunakan senar

- Gantung secara terbalik dan biarkan mengering

3. Pencampuran

a. Tambahkan beberapa tetes minyak esensial (minyak atsiri) pada bunga yang telah dikeringkan sampai aromanya tercium. Banyaknya minyak yang diteteskan bergantung pada selera.

b. Simpan di dalam wadah tertutup, letakkan di tempat yang tidak terlalu panas, dan tunggu selama 4-6 minggu sampai aromanya meresap pada bunga kering. Aduk campuran setiap 2-3 hari sekali.

c. Tata potpourri pada gelas atau mangkuk hias. Bisa juga dimasukkan ke dalam kantong serut kecil dan diberikan kepada orang kesayangan.

Yang perlu diingat:

- Pastikan bunga benar-benar kering sebelum dicampur dengan minyak atsiri. Hal ini untuk mencegah bunga membusuk saat dicampur dengan minyak atsiri.

- Minyak atsiri merupakan bahan dasar dari wangi-wangian (semacam bibit minyak wangi) dan umumnya tersedia dalam berbagai macam aroma bunga. Sesuaikan aroma minyak dengan aroma bunga, meski tidak menutup kemungkinan untuk membuat potpourri dari berbagai jenis bunga.

II. PENGHARUM KERANG

Wangi kerang ini berasal dari bibit pewangi yang direndam bersama air dan dicampur busa. Perendaman ini dilakukan beberapa hari agar wanginya menyerap ke dalam kerang.

Cara Membuatnya:

1. Siapkan larutan, campur sabun cuci dengan air secukupnya, tambahkan sedikit pemutih pakaian di dalamnya. Lalu, masukkan kerang ke dalam larutan tersebut. Tunggu beberapa saat sampai bau amis pada kerang hilang.

2. Gosok kerang satu per satu dengan sikat gigi untuk menghilangkan kotoran yang melekat. Lalu, cuci bersih. Ulangi 2-3 kali sampai bau amis kerang benar-benar hilang.

3. Keringkan kerang dengan menggunakan handuk satu per satu sampai benar-benar kering. Sebab, jika ada bagian yang masih lembap, ini akan membuat kerang berjamur dan bau.

4. Ambil busa yang sudah dicuci, lalu teteskan dengan bibit pewangi.

5. Masukkan busa tersebut ke dalam kotak, lalu masukkan juga kerang-kerang di atasnya. Kemudian tutup rapat dan simpan di tempat kering sampai sekitar empat minggu. Sesekali aduk kerang-kerang tersebut agar baunya merata.

6. Setelah empat minggu, keluarkan sebagian kerang tersebut. Tempatkan di mangkuk hias. Bisa juga diletakkan di tempat ruang tamu, kamar, atau kamar mandi.

7. Bila bau wangi sudah berkurang, tukar kerang dengan sebagian yang ada di dalam kotak. Jangan lupa memberi bibit pewangi di busa secara berkala untuk menjaga agar busa tersebut tetap wangi.

Sumber: id.shvoong.com dan makalah Gasha Aryapratama, XI IPA 3 SMAN 31 Jakarta

Diskusi [0]

Diskusikan konten ini bersama para sobat bumi. Komentar, pertanyaan, masukan, maupun sanggahan dapat ditulis di form Diskusi berikut. close

Tulis Diskusi

Untuk berdiskusi, silahkan login terlebih dahulu